Budi Seorang teknisi TV yang sehari-hari memperbaiki TV serta aktif menulis pengalaman di website teknisitv.com

Cara Pasang Gacun Di TV LED

2 min read

Cara Pasang Gacun Di TV LED
Advertisements

Cara Pasang Gacun Di TV LED – Gacun merupakan suatu rangkaian PWM yang dijadikan sebagai alternatif pengganti regulator, dengan rangkaian yang simpel dan sederhana. Gacun biasa disebut juga switching karena berbentuk modul switching.

Dengan menggunakan alat ini kita bisa merubah regulator dengan pemasangan yang sangat mudah, selain itu gacun juga bisa dipakai sebagai pengganti sistem switching pada regulator dan juga memiliki banyak keunggulan. Cara pemasangannya pun tidaklah sulit, sebab hanya memiliki tiga kabel untuk disambungkan pada regulator yang akan diubah.

Penggunaan gacun merupakan alternatif atau jalan terbaik jika terjadi kerusakan pada regulator, yang mana kerusakan tersebut sulit untuk diperbaiki. Jadi menggunakan gacun untuk mengatasi hal tersebut merupakan solusi yang sangat baik.

Advertisements

Sesuai dengan judul artikel diatas, pada kesempatan kali ini teknisitv akan membahas mengenai cara pasang gacun di TV LED ataupun LCD seperti Polytron, SHARP AQUOS dan lain lain. Jadi bagi yang sedang kebingungan atau sedang menemui permasalahan seperti ini, bisa simak ulasannya di bawah ini.

Cara Pasang Gacun Di TV LED Terbaru

Memasang Gacun Pada Televisi

Memasang Gacun Pada Televisi

Ada beberapa jeni gacun jika dilihat dari jumlah kabelnya, yaitu gacun 3 kabel, gacun 4 kabel dan gacun 5 kabel. Gacun atau disebut juga modul power supply universal yaitu rangkaian tiga kabel dengan koneksi sederhana yang dapat menimbulkan anti disturbance serta perlindungan atas tegangan, tegangan lebih, koneksi short cut dan juga kesalahan.

Selain itu manfaat lain dari gacun diantaranya seperti memiliki rangkaian yang sederhana, instalasi cepat, kerja stabil dan bisa diandalkan.

Gacun sangat cocok digunakan untuk memperbaiki serta menghasilkan power supply switching pada televisi, monitor, VCD, DVD, DVB dan lain lain. Berikut cara pemasangan atau instalasi Gacun pada TV :

  1. Pertama copot Transistor / FET utama, lalu pasang modul gacun dan isolator dalam head sink (pendingin).
  2. Setelah itu hubungkan kabel Merah ke pad penyolderan pin C pada switching transistor (untuk FET pin D, Transistor pin C).
  3. Kemudian hubungkan kabel hitam ke Ground utama dari televisi, atau solder pada pin transistor switching (untuk transistor pin E, FET pin S). pin E negatif dari kapasitor 300 volt filter.
  4. Melepas beban horizontal dan hubungkan bola lampu 100 watt lalu nyalakan televisi akan menyelaraskan volume pada modul guna memperoleh tegangan output yang dibutuhkan serta output berliku lainnya secara otomatis akan mencapai nilai kebutuhan, sedangkan melepas beban horizontal dan hubungkan bola lampu 100 watt lalu nyalakan televisi akan menyelaraskan volume pada modul guna mendapatkan tegangan output yang dibutuhkan serta keluaran gulungan lainnya secara otomatis akan mencapai nilai permintaan. Pada pabrik pembuatnya, modul telah diatur untuk tegangan mini. Yang mana tegangan mini ini akan berbeda untuk setiap TV.
  5. Selanjutnya untuk kabel Biru, kabel biru ini merupakan kabel off remote kontrol yang akan mematikan output seandainya dihubungkan ke hot ground. Jika televisi memakai sebuah optocoupler, kabel biru akan dihubungkan pada pin C optocoupler dan pin E optocoupler dihubungkan ke ground dan untuk semua koneksi lainnya pada pin C dari optocoupler wajib diputuskan. Namun unit kontrol harus dipertahankan pada kondisi mati. Sedangkan pada TV yang memakai dua optocoupler, pin C serta pin E optocoupler harus dihubung secara parallel. Jika seri koneksi modul power supply terpasang transistor siaga guna mematikan televisi dan kabel biru dihubungkan ke pin C dari transistor siaga dan komponen lainnya terputus ke pin C.
  6. Selain itu kabel biru juga sebagai kawat tegangan penyelaras.
  7. Jika setelah modul diinstal terdapat gangguan, putuskan komponen lain pada pin C dari switching transistor dan sirkuit parallel terhubung R1 (22 ohm – 47 ohm / 3 – 5 watt) dan (470 pf – 1000 pf / 1 kv- 2 kv) pada sisi primer transformator switching.
  8. Lalu jika ternyata modul tidak bekerja, lakukan pemeriksaan pada dioda penyearah primer dan sekunder dan kapasitor filter.
  9. Jika pada televisi terpasang rangkaian seperti STR6309 dan tegangan utama turun ketika menutup dan menyuplai tegangan ke CPU, perlu dilakukan setup sirkuit listrik tambahan pasokan ke CPU. Kemudian jika pada televisi terpasang power supply khusus dan tidak cocok digunakan untuk instalasi modul ini secara langsung dapat menginstal modul ini pada produk listrik lainnya lalu instal produk ke TV. Dengan catatan modul harus disesuaikan dengan tegangan terendah sebelum instalasi guna menghindari kerusakan komponen tegangan tinggi.
  10. Jika setelah power off ternyata TV tidak bisa dihidupkan, lakukan pemeriksaan pada rangkaian power off apakah bekerja dengan baik. Lalu jika ternyata bekerja dengan baik, sambungkan salah satu resistor 4,7k / 10 watt – 8,2k / 5 watt antara B+ dan ground.

Alasan Mengganti SMPS Dengan Gacun

Kenapa Mengganti SMPS Dengan Gacun

Berikut merupakan penyebab mengapa gacun di pasang sebagai pengganti SMPS bawaan trafo switching :

1. Nomor Komponen Dihapus

Biasanya pada trafo switching, terutama komponen yang berasal dari China seperti IC tidak terdapat nomor atau nomornya dihapus. Hal ini mengakibatkan kesulitan guna mencari solusi mencari peralatan yang menggunakan trafo switching tadi.

2. Komponen Tidak Tersedia Dipasaran

Ada beberapa komponen yang dipasar lokal susah untuk ditemukan, untuk itulah mengapa pemasangan gacun merupakan alternatif terbaik.

3. Jalur Pada Papan PCB rusak

Papan PCB bisa rusak parah akibat komponen yang terlalu panas, sehingga bisa menyebabkan papan PCB gosong, bahkan bisa terbakar.

4. Solusi Perbaikan Tidak Ditemukan

Jika semua komponen sudah diganti, namun permasalahan masih terjadi.

Akhir Kata

Demikian ulasan mengenai cara pasang gacun di TV LED yang bisa teknisitv bagikan, semoga bisa membantu serta bermanfaat bagi yang sedang menemui permasalahan seperti ini.

Advertisements
Budi Seorang teknisi TV yang sehari-hari memperbaiki TV serta aktif menulis pengalaman di website teknisitv.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *