Budi Seorang teknisi TV yang sehari-hari memperbaiki TV serta aktif menulis pengalaman di website teknisitv.com

Penyebab Kualitas Sinyal Parabola 0

2 min read

Penyebab Kualitas Sinyal Parabola 0

Penyebab Kualitas Sinyal Parabola 0 – Antena Parabola adalah sebuah perangkat penerima sinyal dari satelit berbentuk seperti payung, ditengahnya terdapat komponen bernama LNB yang terhubung dengan receiver. LNB berfungsi untuk menerima sinyal pantulan dari payung atau dish. Ada beberapa jenis parabola jika dilihat dari dish / payungnya, yakni parabola jenis jaring dan solid.

Namun jika dilihat dari sistem penerimaan, Parabola juga ada dua jenis yaitu Parabola dengan sistem penerimaan C Band dan Parabola dengan sistem penerimaan KU Band. Jenis Parabola C Band kualitas sinyal diterima lebih stabil dan handal pada saat cuaca buruk seperti hujan dan angin jika dibandingkan dengan jenis KU Band kualitas sinyalnya akan mengalami penurunan pada saat hujan.

Penggunaan Parabola biasanya karena lokasi tempat tinggal jauh dari pemancar stasiun televisi dengan sistem VHF dan UHF, selain itu juga karena ingin menonton tayangan dari channel – channel luar negri. Tentunya menggunakan parabola, kualitas sinyal yang dihasilkan akan lebih bagus jika hanya menggunakan antena tv biasa.

Sesuai judul artikel diatas maka pada kesempatan kali ini teknisitv akan memberikan informasi seputar kualitas sinyal parabola, tepetnya yaitu penyebab kualitas sinyal parabola 0. Jadi bagi yang sedang mencari atau membutuhkan informasi mengenai penyebab kualitas sinyal parabola 0, bisa simak penjelasan lengkapnya dibawah ini.

Penyebab Kualitas Sinyal Parabola 0

Penyebab Kualitas Sinyal Parabola 0.

Ada beberapa hal harus dipertimbangkan ketika menemui permasalahan parabola seperti ini, sebab di kondisi tertentu permasalahan parabola bisa saja salah dalam memprediksi. Contohnya saja intensitas 60% kualitas sinyal 0% atau intensitas 0% kualitas 0%, ini bisa jadi karena ada kerusakan pada komponen parabola seperti LNB, Switch dan lain – lain. Tetapi pada receiver tertentu seperti pada receiver LGSAT walaupun tedapat komponen rusak, intensitas sinyal akan tetap terbaca sebesar 23%. Bahkan ketika kabel tidak tersambung ke parabola sekalipun, intensitas sinyal tetap ada. Hal tersebutlah yang biasanya membuat bingung para teknisi untuk mencari kerusakan parabola jika menggunakan receiver LGSAT.

Umumnya pada receiver akan terlihat jelas jika intensitas sinyal tidak ada, hal itu membuktikan atau menunjukan bahwa receiver memang tidak konek dengan komponen parabola, apakah memakai Switch atau satu LNB saja. Berbeda jika menggunakan receiver LGSAT, sebab sulit mengetahui apakah receiver sudah tersambung ke parabola ataukah belum (tidak terdeteksi secara gamblang).

Pengetahuan sederhana seperti ini perlu diketahui semua orang dalam mencari kualitas sinyal, karena akan percuma tracking ketika ternyata receiver tidak tersambung ke komponen parabola. Teknik dasar mencari sinyal yaitu lock frekuensi terbaru lalu memakai monitor untuk melihat kualitas sinyal yang tertangkap.

Memakai frekuensi terbaru dari salah satu transponder dari satelit yang akan dilock, kadang tidak diperhatikan. Hanya main setting saja tanpa mengetahui informasi mengenai satelit yang akan dicari, padahal frekuensi terbaru sudah berubah. Misalkan saja sedang mencari sinyal RCTI, GTV dan MNC TV disatelit Palapa D, tetapi pada receiver gelap no sinyal, Jika tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi maka akan tetap otak atik parabola (tracking). Berbeda jika sudah tau apa yang terjadi, semisal menggunakan receiver K vision atau sejenisnya.

Mengatasi Kualitas Sinyal Parabola 0

Mengatasi Kualitas Sinyal Parabola 0

Biasanya kasus seperti ini terjadi pada pengguna Ninmedia ketika akan memasang sendiri, berbeda pada Nex parabola atau K vision yang pemasangannya biasanya dilakukan oleh teknisi dari pay tv tersebut. Sebenarnya hal wajar jika kualitas sinyal masih 0%, sebab sinyal belum tertangkap oleh receiver.

Jika hal tersebut terjadi, hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari arah satelit yang tepat. Bisa menggunakan bantuan aplikasi android bernama SetFinder, namun sebelumnya pastikan terlebih dulu tiang tegak lurus supaya pengaturan lebih akurat. Kemudian buka aplikasi SatFinder, lalu pasang parabola menuju arah satelit berdasarkan Azimuth. Selanjutnya naikan dish parabola sesuai dengan elevation, setelah itu putar LNB berdasarkan LNB Skew.

Biasanya sinyal yang didapat pada aplikasi akan memiliki perbedaan 1-2 derajat, maka lakukan tuning secara manual dengan menggeser dish parabola. Geser dish keatas, bawah, kanan, kiri perlahan lahan hingga menemukan sinyal maksimal. Pastikan parabola lurus menghadap kelangit tanpa terhalang apapun, sebab dish kecil untuk KU Band seperti ninmedia memang sangat sensitif.

Hal – Hal Yang Menyebabkan Parabola Tidak Ada Sinyal

Hal Hal Yang Menyebabkan Parabola Tidak Ada Sinyal

Penempatan atau pemasangan parabola yang diluar ruangan menyebabkan parabola rawan sekali mengalami kerusakan, seperti hilang channel dan lainnya. Berikut penyebab – penyebab parabola tidak ada sinyal :

  1. Penyebab karena Receiver tidak tersambung (konek) dengan LNB.
  2. Penyebab karena Switch atau Dseg mati.
  3. Penyebab karena LNB mati / rusak.
  4. Penyebab karena Receiver rusak.
  5. Penyebab karena Kesalahan ketika pemograman.
  6. Penyebab karena Perubahan frekuensi.

Nah itulah penyebab – penyebab yang bisa mengakibatkan parabola tidak ada sinyal.

Akhir Kata

Demikian pembahasan mengenai penyebab kualitas sinyal parabola 0 yang bisa teknisitv bagikan, semoga bisa bermanfaat dan juga membantu serta bisa menambah wawasan bagi para pembaca artikel ini.

Budi Seorang teknisi TV yang sehari-hari memperbaiki TV serta aktif menulis pengalaman di website teknisitv.com

Apa Itu TV Analog

Budi
2 min read

Modif Panel LG ke Polytron

Budi
2 min read

Receiver Tanaka

Budi
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *